Selasa, 07 Juni 2016

Tonggak-tonggak berdirinya NKRI

Tonggak-tonggak berdirinya NKRI
Pada dasarnya setiap negara mempunyai ideologynya masing-masing dan memiliki faktor serta tonggak-tonggak berdirinya suatu negara dari dulu hingga sekarang. bisa dilihat dari sejarahnya serta kejadian-kejadian yang berpengaruh besar terhadap perubahan yang terjadi pada negara. berikut beberapa tonggak-tonggak berdirinya NKRI.
Tonggak Pertama
Tonggak sejarah pertama yang diangkat oleh bangsa Indonesia dalam rangka mewujudkan suatu Negara-bangsa modern yang adil dan makmur adalah tahun 1908, tepatnya tanggal 20 Mei 1908, yakni kelahiran suatu organisasi kemasyarakatan yang diberi nama Boedi Oetomo. Tahun itu disebut oleh bangsa Indonesia sebagai tahun kebangkitan nasional bangsa Indonesia. Berdirinya organisasi Boedi Oetomo mendorong atau memicu lahirnya berbagai organisasi pemuda seperti Tri Koro Dharmo yang kemudian berkembang menjadi Jong Java, yang diikuti oleh lahirnya organisasi pemuda-pemuda dari luar Jawa seperti Jong Soematranen Bond, Jong Minahasa, Jong Ambon, Jong Celebesdan sebagainya. Organisasi-organisasi pemuda tersebut tidak berorientasi politik praktis secara nyata, meskipun tujuannya tiada lain adalah berdirinya suatu Negara Indonesia Merdeka. Di samping organisasi pemuda yang besifat nasional, terdapat juga organisasi pemuda yang berorientasi keagamaan, yakni Jong Islamieten Bondyang lebih berorientasi pada politik praktis. Organisasi-organisasi pemuda tersebut yang pada tahun 1928 bersatu padu mendeklarasikan ”Sumpah Pemuda.”
Tonggak Kedua
Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia. Yang dimaksud dengan “Sumpah Pemuda” adalah keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan dua hari, 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta). Keputusan ini menegaskan cita-cita akan ada “tanah air Indonesia”, “bangsa Indonesia”, dan “bahasa Indonesia”. Keputusan ini juga diharapkan menjadi asas bagi setiap “perkumpulan kebangsaan Indonesia” dan agar “disiarkan dalam segala surat kabar dan dibacakan di muka rapat perkumpulan-perkumpulan”.
SOEMPAH PEMOEDA
 KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE,
TANAH AIR INDONESIA
KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA
INDONESIA
KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA
INDONESIA
                                                                                                               Djakarta, 28 Oktober 1928
Sebelum pembacaan teks Soempah Pemoeda diperdengarkan lagu”Indonesia Raya” gubahan W.R. Soepratman dengan gesekan biolanya.
Teks Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 bertempat
di Jalan Kramat Raya nomor 106 Jakarta Pusat sekarang menjadi Museum Sumpah
Pemuda, pada waktu itu adalah milik dari seorang Tionghoa yang bernama Sie
Kong Liong.
Golongan Timur Asing Tionghoa yang turut hadir sebagai peninjau
Kongres Pemuda pada waktu pembacaan teks Sumpah Pemuda ada 4 (empat) orang
yaitu :
  1. Kwee Thiam Hong
  2. Oey Kay Siang
  3. John Lauw Tjoan Hok
  4. Tjio Djien kwie
Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 Oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia, proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudian mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan martabat hidup orang Indonesia asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.
Rumusan Sumpah Pemuda di tulis Moehamad Yamin pada sebuah kertas ketika Mr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang lebar oleh MOH. Yamin.
Sumpah Pemuda merupakan tonggak sejarah yang penting bagi berdirinya NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) Karena sumpah pemuda merupakan awal mula terbentuknya organisasi-organisasi bersifat nasionalisme, yang pada awalnya lebih cenderung bersifat kedaerahan. Dan sumpah pemuda juga merupakan pembuktian bahwa kita semua adalah satu, satu bangsa, satu tanah air dan satu bahasa. Oleh karena itu bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa pemersatu bangsa yang tetap digunakan hingga saat ini. Kesimpulannya, kenapa sumpah pemuda begitu penting hal ini dikarenakan sumpah pemuda merupakan tolak ukur terbentuknya rasa persatuan dan kesatuan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Tonggak Ketiga
Pidato Bung Karno tanggal 1 Juni 1945, di depan Sidang BPUPKI.” Bung Karno pada waktu itu mengusulkan dasar negara bagi negara yang akan didirikan, yang beliau sebut Pancasila. Dan setelah melalui perdebatan dan musyawarah yang cukup intens, akhirnya dengan beberapa perubahan, rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara dan dicantumkan dalam Pembukaan UUD, meski tidak dengan menyebut kata Pacasila. Bangsa Indonesia dalam menyelenggarakan pemerintahan telah mengalami beberapa kali perubaan UUD, namun demikian rumusan Pancasila selalu terdapat dalam Pembukaan atau Mukaddimah UUD yang bersangkutan.
Sementara itu pada masa pemerintahan Presden Sokarno dan pemerintahan Presiden Soeharto diupayakan untuk mengimplementasikan Pancasila secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat, bebangsa dan bernegara. Pancasila disamping sebagai dasar negara, didudukkan pula sebagai ideologi nasional dan pandangan hidup rakyat Indonesia. Dengan demikian kedudukan Pancasila sangat sentral bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara bagi bangsa Indonesia.
Tonggak Keempat
Tonggak sejarah keempat adalahProklamasi Kemerdekaan Indonesiapada tanggal 17 Agustus 1945, suatu peristiwa yang maha penting bagi kehidupan suatu negara-bangsa. Sejak sa’at itu bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka, suatu kemerdekaan yang dicapai dengan perjuangan putra-putri bangsa, bukan suatu pemberian dari bangsa atau negara lain. Bung Karno menyebutnya kemerdekaan ini sebagai jembatan emas, di seberang jembatan ini bangsa Indonesia membangun bangsanya menjadi bangsa yang serba kecukupun, orang Inggris menyebutnya sebagai afluent society. Ternyata proklamasi saja tidaklah cukup, karena berdirinya suatu negara harus mendapat pengakuan dari dunia internasional.
Tonggak Kelima
Proklamasi kemerdekaan Indonesia ini tidak dapat diterima oleh Belanda yang ingin menguasai kembali negara jajahannya setelah usainya perang Asia Timur Raya. Dengan mengerahkan kekuatan militernya pemerintah Belanda berusaha menguasai kembali wilayah demi wilayah Negara Republik Indonesia. Pada tanggal 19 Desember 1948 Yogyakarta, yang menjadi pusat pemerintahan Negara Republik Indonesia diserbu, Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Moh. Hatta ditahan oleh Belanda. Tentara Nasional Indonesia menyisih ke luar kota untuk menyusun kekuatan kembali dalam rangka merebut kembali wilayah yang dikuasai Belanda.
Pada tanggal 1 Maret 1949 terjadilah Serangan Umum di kota Yogyakarta, yang berdampak terbukanya mata dunia, bahwa Indonesia masih ada, dan memiliki tentara yang terkoordinir, sehingga dapat menguasai kota Yogyakarta, meski hanya untuk beberapa jam saja. Peristiwa ini mendukung berlangsungnya diplomasi antara pemerintah Belanda dan wakil pemerintah Indonesia untuk mengakui berdirinya Negara Republik Indonesia. Pada tanggal 27 Desember 1949 berlangsung pengakuan kedaulatan Negara Republik Indonesia dalam bentuk Negara Indonesia Serikat. Obessi para pejuang untuk mendirikan negara kesatuan tidak kunjung padam, ternyata Negara Indonesia Serikat tidak berumur lebih dari satu tahun. Pada tanggal 15 Agustus 1950 Presiden Soekarno membacakan Piagam terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

REKLAMASI

Di media Indonesia mulai marak pemberitaan tentang Reklamasi daratan apa lagi mengenai kasus kasus seperti korupsi dan dampak postif dan negaif dari reklamasi tersebut. Namun mungkin dari sebagian masyarakat belum mengetahui apa sih reklamasi daratan itu ? disini saya akan membahas sedikit tentang reklamasi memberi sedikit pendapat saya soal reklamasi yang terjadi di Indonesia.

Reklamasi daratan, biasanya disebut reklamasi, adalah proses pembuatan daratan baru dari dasar laut atau dasar sungai. Tanah yang direklamasi disebut tanah reklamasi atau landfill. Menurut UUD, definisi reklamasi adalah kegiatan yang dilakukan oleh orang dalam rangka meningkatkan manfaat sumber daya lahan ditinjau dari sudut lingkungan dan sosial ekonomi dengan cara pengurugan, pengeringan lahan atau drainase. Reklamasi daratan umumnya dilakukan dengan tujuan perbaikan dan pemulihan kawasan berair yang rusak atau tak berguna menjadi lebih baik dan bermanfaat. Kawasan ini dapat dijadikan lahan pemukiman, objek wisata dan kawasan niaga.

Bagi negara dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, reklamasi dapat digunakan untuk mengatasi kendala keterbatasan lahan, yang nantinya dapat dimanfaatkan menjadi lahan pemukiman yang baru. Manfaat reklamasi pantai di sini adalah tanah diperoleh tanpa melakukan penggusuran penduduk dan tidak membayar ganti rugi.
Memperbaiki Kondisi Lahan selain itu manfaat reklamasi selanjutnya adalah menjadikan kawasan berair atau lahan tambang yang rusak atau tak berguna menjadi lebih baik dan bermanfaat. Kawasan baru tersebut biasanya dimanfaatkan untuk kawasan pemukiman, perindustrian, bisnis dan pertokoan, pertanian, serta objek wisata.

Selain kedua keuntungan diatas, reklamasi yang dilakukan dengan perencanaan yang matang dapat menghasilkan berbagai manfaat positif, seperti:

Daerah yang dilakukan reklamasi menjadi terlindung dari erosi karena konstruksi pengaman sudah disiapkan sekuat mungkin untuk dapat menahan gempuran ombak laut.
Daerah yang ketinggiannya di bawah permukaan air laut bisa terhindar dari banjir apabila dibuat tembok penahan air laut di sepanjang pantai
Tata lingkungan yang bagus dengan peletakan taman sesuai perencanaan dapat berfungsi sebagai area rekreasi yang sangat memikat pengunjung. Hal ini bisa membuka mata pencaharian baru bagi warga sekitar.
Pesisir pantai yang sebelumnya rusak, menjadi lebih baik dan bermanfaat.

    Dalam suatu hal yang memiliki nilai positif pasti ada nilai negatifnya sama seperti halnya reklamasi mempunyai sisi negatif, tanpa persiapan yang matang, daerah reklamasi rawan terkena dampak negatif, seperti:

Peninggian muka air laut karena area yang sebelumnya berfungsi sebagai kolam telah berubah menjadi daratan.
Akibat peninggian muka air laut maka daerah pantai lainnya rawan tenggelam. Setidaknya, air asin laut yang naik ke daratan membuat banyak tanaman yang mati, mematikan area persawahan dari fungsi untuk bercocok tanam. Hal ini banyak terjadi di wilayah pedesaan pinggir pantai.
Rusaknya tempat hidup hewan dan tumbuhan pantai sehingga keseimbangan alam menjadi terganggu. Apabila gangguan dilakukan dalam jumlah besar maka dapat memengaruhi perubahan cuaca serta kerusakan planet Bumi secara signifikan.

 Namun dengan penanganan yang tepat, dampak negatif reklamasi pantai umumnya tidak bersifat permanen atau bahkan mungkin tidak akan terjadi.

Dalam kasus Reklamasi yang ada di Indonesia terjadi perdebatan pro kontra dalam menyikapinya. Saya disini termasuk pada golongan agak cenderung kontra terhadap reklamasi yang ada di Indonesia namun saya mempunyai dua pandangan akan hal tersebut.Pandangan Pertama saya ialah gagasan reklamasi di Indonesia  ini merupakan ide bagus terlebih lagi populasi penduduk Indonesia termasuk yang terpadat di dunia dan juga dalam hal pariwisata bisa menjadi andalan Negara. Pandangan Kedua saya reklamasi di Indonesia kurang tepat sasaran dalam pengerjaannya seperti reklamasi teluk Jakarta.

Seharusnya pihak terkait mempertimbangkan dulu adakah dampak dengan nelayan nelayan yang ada di teluk Jakarta? Apakah masih bisa di buat lebih baik kembali teluk Jakarta? Mungkin seharusnya sebelum melakukan reklamasi teluk Jakarta dilakukan usaha peninjauan tentang peremajaan lingkungan kembali tanpa melakukan reklamasi. Jika usaha peremajaan tersebut  bisa dan berhasil maka nelayan disana tidak merasa dirugikan seperti sekarang dan bisa jadi objek wisata baru di Jakarta. Dan seharusnya juga ada pengawasan ketat dari pemerintah sehingga tidak terjadi kasus suap seperti yang sudah terjadi. Untuk mengatasi populasi yang ada di Indonesia ini lebih baik melalukan proses imigrasi ke pulau pulau yang masih sedikit populasi masyarakatnya, dengan di lakukan penyuluhan yang baik seperti memberi pekerjaan untuk orang yang setuju ingin di imigrasi di pulau lain Indonesia.

Selasa, 19 April 2016

TEMPAT DESTINASI

                           JALAN-JALAN

Seperti yang kita tahu bahwa begitu banyak kekayaan dan keindahan alam di Negeri Indonesia ini. Salah satunya ialah tempat yang menurut saya sendiri paling berkesan selama hidup saya pas jalan-jalan ke curug cilember  Curug Cilember atau Curug 7 Cilember terletak di Desa Jogjogan Kecamatan Cipayung Bogor. Curug ini merupakan salah satu dari air terjun yang memiliki pesona keindahan. Alamnya sangat menyegarkan, asri dan sejuk.Perjalanan untuk mencapai curug ini dapat ditempuh melalui perjalanan dari Jakarta. Waktu tempuhnya sekitar 2,5 jam untuk perjalanan dengan kendaraan sepeda motor. Sedangkan dengan mobil membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam untuk mencapai lokasi.

 Dari arah Jakarta, perjalanan dilanjutkan menuju Puncak, tepatnya di daerah Cipayung. Setelah Cimory dan Taman Matahari, Anda akan melihat plang hijau penunjuk arah menuju Curug 7 Cilember. Traveler pun tinggal mengikuti petunjuk tersebut. Namun, agar tidak salah jalan, ada baiknya bertanya ke penduduk sekitar.

 Lokasi curug ini juga mudah dijangkau karena infrastruktur menuju lokasi cukup baik dengan jalan beraspal, meski jalannya cukup sempit. Untuk mencapai air terjun, wisatawan akan menemui jalan masuk yang menanjak dan terus menanjak hingga ditemukan pintu gerbang Curuh Cilember.Begitu sampai, kabut tipis pun terlihat di atas pegunungan nan hijau. Kehadirannya seolah mengundang pelancong untuk segera sampai ke tujuan dan ikut bercengkerama dengan mereka.

 Di pintu masuk tersedia lokasi parkir yang cukup nyaman. Ada yang menampung mobil dan motor. Namun, lokasi parkir mobil dan motor berbeda.Bagi pengendara motor yang ingin parkir tanpa menginap dan menitip helm dikenakan tarif Rp 10 ribu untuk sekali parkir. Selesai? Belum, masih belum lengkap kalau belum berpose di pintu masuk Cilember.Setelah berpose sejenak, maka perjalanan dilanjutkan dengan membeli karcis masuk. Untuk akhir pekan, biaya masuknya Rp 12 ribu/orang. Harga ini sudah termasuk asuransi kecelakaan.

 Sayangnya, sinyal ponsel di lokasi Curug Cilember lumayan susah dan kadang blank sama sekali. Namun bagi yang terbiasa eksis di jejaring sosial jangan kuatir, karena pengelola menyediakan area hotspot sekitar curug. Ini pun cukup membantu bagi para pengakses internet dengan mudah.Lepas loket penjualan karcis, Anda langsung dihadapkan dengan pintu masuk. Gemericik suara air pegunungan pun langsung terdengar. Udara sejuk menambah suasana semakin sejuk.

 Seketika, hilang semua penat yang terjadi selama perjalanan dan digantikan dengan suasana yang segar. Bagi pecinta fotografi ini merupakan salah satu surga karena dapat memotret keindahan alamnya yang masih alami. Tak ketinggalan jernihnya air yang mengalir melalui alur di sela-sela bebatuan. Filosofi Slow Speed bagi fotografer menjadi alasan utama untuk memasuki area ini karena terdapat banyak spot yang dapat di pakai untuk memotret.

 Sebelum memasuki area Curug 7 dan selepas pintu masuk, pengunjung dimanjakan dengan jalanan yang sudah rapi dan bukan jalan tanah. Di dalam area tersebut juga disewakan tenda untuk berteduh. Biasanya, bagi beberapa petualang tenda ini digunakan untuk menginap dengan diselingi api unggun.Pohon pinus yang menjulang tinggi sepanjang perjalanan menuju Curug 7 turut menambah indahnya pemandangan. Seolah tak bosan memandang dan melihatnya dengan kesejukan alamnya. Hijau dan sejuk.

 Ketika saya datang, cuaca di sekitar Cilember sering di selimuti kabut tipis yang kerapkali turun. Hanya saja kabut ini datang tiba-tiba dan menghilang lagi, rupanya sekadar lewat saja.Jika datang ketika hujan, kabut yang turun bisa lebih banyak lagi. Bahkan, Anda bisa tidak melihat pepohonan saking tebalnya kabut. Kita pun dibawa seolah-olah sedang mendaki gunung yang tinggi.

 Bagi sebagian orang, turunnya kabut cukup menakutkan karena jarak pandang yang terbatas membuat imaginasi kita langsung sirna. Rasa takut segera menghampiri, namun ketakutan tersebut segera sirna ketika kabut tersebut lewat. Suasana temaram akibat kabut pun seketika kembali cerah. Rasa takut pun berubah menjadi rasa optimis. Optimis untuk menggali lagi lebih dalam keindahan curug.Sesampai di Curug 7 rasanya, belum lengkap kalau kaki tidak masuk ke dalamair. Dingin, airnya terasa sedingin es. Airnya begitu jernih, khas air pegunungan.Tak kuasa tangan pun mengambilkan air untuk dibasuhkan ke muka. Sungguh segar seluruh tubuh dibuatnya. Penat dan capai selama dalam perjalanan terbayar sudah.

 Cuaca di sekitar Curug 7 juga kerap sekali diselimuti oleh kabut tipis yang kadang-kadang turun. Apalagi ketika cuaca sedang hujan, maka kabut akan turun lebih banyak. Hal ini menambah suasana sejuk dan nyaman di hati. Kesejukan yang mampu menghunjam kedalam hati sanubari. Tenang, damai di buatnya.Di lokasi Curug 7 juga di sediakan penyewaan tenda bagi yang ingin sekalian camping tak jauh dari pintu masuk Curug.  Tidak perlu kuatir dengan area sanitasi karena sudah tersedia toilet. Meski begitu, Anda juga bisa mencoba mandi dan berendam dibawah Curug 7 dengan airnya yang jernih.

 Di Cilember, sebenarnya terdapat 7 curug. Namun kekuatan fisik untuk menyusuri satu persatu perlu dipertimbangkan mengingat jalannya yang terus menanjak.Setelah kita mencapai Curug 7, agak ke atas ada Curug 6. Namun saat ini jalan untuk menuju Curug 6 sudah ditutup mengingat medannya yang cukup sulit untuk mencapai Curug 6.Pengunjung biasanya langsung menuju ke Curug 5 yang tak kalah indahnya. Di sekitar Curug 5 pengunjung yang tidak membawa bekal juga tidak perlu kuatir. Di sana sudah tersedia warung tempat menjual gorengan sehingga ketika kita lapar dapat membelinya disitu.Kalau mau kita telusuri curug satu per satu, rasanya tidaklah mudah. Di atas Curug 5 terdapat peringatan jika ingin menuju curug berikutnya untuk meminta ijin dulu ke pengelola.Perjalanan saya sendiri berhenti sampai di curug 5. Saya pun mencoba untuk berpuas diri sambil melihat pemandangan sekitar yang pada saat itu dalam kondisi berkabut sehabis turun hujan.

Jadi, kapan lagi kita kunjungi objek wisata di sekitar kita. Tidak perlu mahal, kenali dan cintai objek sekitar kita.

SYAIR CINTA

KU TAK PERCAYA CINTA

Terlepas dari dia, jatuh pada hatimu
Sayang, Tuhan tak memberi banyak waktu pada kita
Tak bisa jaga hatiku , terlalu egois hidupmu
Dan maaf, tak bisa bersama yang menggadang-gadangkan kebebasan mutlak
Berkomitmen bersama, setiap individu memiliki kepedualian
Meski bebas melakukan kegiatanmu, kau tak bisa injak perasaanku
Berharap lebih baik, aku percayakan hatiku
Aku buta, aku belum menemukan yang tepat
Aku memang hidup untuk masa depanmu, tapi bukan buta tuli
Itu masa lalu, tidak semuanya baik
Tapi, menutup rapat masa laluapakah hubungan kita baik
Kamu salah...
Seseorang memilih sendiri, bukan tak ada yang dalam hatinya
Hanya mungkin, dia kecewa berharap lebih
Jujur saja, aku sudah kembali lelah
Seseorang tidak lagi percaya cinta itu ada
Aku kenyang kekecewaan, cukup sampai disini
bunga layu

Mereduksi Terorisme Di Kalangan Mahasiswa

Mereduksi Terorisme Di Kalangan Mahasiswa

Di awal tahun 2016 Indonesia di gemparkan dengan serentetan peristiwa berupa sedikitnya enam ledakan, dan juga penembakan di daerah sekitar Plaza Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia pada tanggal 14 Januari 2016. Ledakan terjadi di dua tempat, yakni daerah tempat parkir Menara Cakrawala, gedung sebelah utara Sarinah, dan sebuah pos polisi di depan gedung tersebut. Sedikitnya delapan orang (empat pelaku penyerangan dan empat warga sipil) dilaporkan tewas dan 24 lainnya luka-luka akibat serangan ini.
Selain dengan kejadian tersebut masih banyak lagi kejadian yang hamper serupa di berbagai belahan dunia, disini ditemukan suatu fakta bahwa perekretutan calon pelaku terorisme rata-rata di ambil dari kalangan Universitas. Banyak kejadian pelaporan orang hilang dikalangan Universitas setelah di selidiki bahwa orang hilang tersebut sebenarnya tidak hilang namun ikut dalam suatu organisasi yang menyimpang ke arah terorisme.
Pendapat saya orang-orang yang terpengaruh ke dalam organisasi menyimpang  sebenarnya tidak ingin menimbulkan aksi-aksi terorisme, mungkin mereka hanya ingin menyampaikan ide dan pendapat ke pemerintah tentang masalah yang ada di Indonesia ini akan tetapi mereka bingung mau menyampaikan kemana dan lewat mana dan akhirnya mereka berfikir untuk masuk ke suatu organisasi namun salah masuk ke organisasi.


Mungkin solusi yang bisa di lakukan oleh pihak pemerintah dan Universitas ialah dengan lebih mendukung suatu organisasi resmi yang ada di ruang lingkup Universitas, bukan hanya mendukung tapi pihak-pihak terkait harus lebih bisa menerima aspirasi yang ada dari kalangan Mahasiswa/i. dengan begitu paling tidak MUNGKIN bisa mereduksi sedikit dengan adanya terorisme di kalangan Mahasiswa/i.

CERITA WAYANG


Ringkasan Cerita Mahabarata




Kisah Mahabharata diawali dengan  pertemuan Raja Duswanta dengan Sakuntala. Raja Duswanta adalah seorang  raja besar dari Chandrawangsa keturunan Yayati, menikahi Sakuntala dari  pertapaan Bagawan Kanwa, kemudian menurunkan Sang Bharata. Sang Bharata menurunkan Sang Hasti, yang kemudian mendirikan sebuah  pusat pemerintahan bernama Hastinapura. Sang Hasti menurunkan Para Raja  Hastinapura. Dari keluarga tersebut, lahirlah Sang Kuru, yang menguasai  dan menyucikan sebuah daerah luas yang disebut Kurukshetra. Sang Kuru menurunkan Dinasti Kuru  atau Wangsa Kaurawa. Dalam Dinasti tersebut, lahirlah Pratipa, yang  menjadi ayah Prabu Santanu, leluhur Pandawa dan Kurawa
Prabu Santanu adalah seorang raja mahsyur dari garis keturunan Sang  Kuru, berasal dari Hastinapura. Ia menikah dengan Dewi Gangga yang  dikutuk agar turun ke dunia, namun Dewi Gangga meninggalkannya karena  Sang Prabu melanggar janji pernikahan. Hubungan Sang Prabu dengan Dewi  Gangga sempat membuahkan 7 anak, akan tetapi semua ditenggelamkan ke laut Gangga oleh Dewi Gangga dengan alasan semua sudah terkena kutukan. Akan tetapi kemudian anak ke 8 bisa diselamatkan oleh Prabu Santanu yang diberi nama Dewabrata. Kemudian Dewi Ganggapun pergi meninggalkan Prabu Santanu. Nama Dewabrata diganti menjadi Bisma karena ia melakukan bhishan pratigya yaitu sumpah untuk membujang selamanya dan tidak akan mewarisi tahta  ayahnya. Hal itu dikarenakan Bisma tidak ingin dia dan keturunannya  berselisih dengan keturunan Satyawati, ibu tirinya.

KULINER

             KULINER


       waktu liburan ke yogyakarta saya menghhampiri pas mau sarapan saya menghampiri salah satu tempat makanan yang ramai oleh pengunjung makanan tersebut bernama soto pak marto soto ini pusatnya cuma ada di yogya soto ini terdiri dari kuahnya bening,segar,dan potongan daging yang besar.

      soto pak marto ini adalah tempat yang pas untuk kalian yang belum tau untuk sarapan pagi dengan menu yang hangat. Dan Lokasinya berada tak jauh dari Plengkung Gading. Begitu sampai kalian akan disambut dengan aroma gurih khas kuah soto yang lezat. Kalian bisa pesan soto campur, pisah, atau bahkan ingin tambah iso bacem dan babat bacem juga bisa! Harga untuk Soto Pak Marto di sini dihargai mulai IDR 9 ribu rupiah. Iso, babat, dan berbagai jeroan sapi lain dihargai 10 ribu rupiah satu piring kecil. Dan harga pun bersahabat untuk kalangan mahasiswa hhhheee :D